Tanamkan Nilai Apresiasi Film Kepada Pelajar Melalui Paradiso Pelajar

0
211

Penanaman rasa apresiasi film tidak hanya dilakukan di dalam lingkup organisasi Kine saja, Penanaman nilai apresiasi film juga perlu dilakukan di luar lingkup organisasi. Kali ini, target dari penanaman nilai apresiasi film adalah para pelajar. Oleh karena itu, melalui program kerja Kine Paradiso Pelajar, para pelajar akan dilatih langsung untuk bisa menyelenggarakan Screening Film.

Awalnya Panitia dibentuk dari 13 orang pelajar yang berasal dari SMKN 3 Batu, kemudian dari panitia tersebut dibagi beberapa jobdesk yaitu Database, PR, Desain, Perlengkapan, Dekorasi dan Teknisi. Dengan pembagian jobdesk tersebut, diharapkan para pelajar bisa tahu berbagai tahapan dalam melaksanakan Screening Film secara profesional. Setelah pembagian jobdesk, proses pelatihan untuk menyelenggarakan Screening Film dimulai sejak awal November dan dilaksanakan tiap hari Jumat.

Sesuai dengan waktu pelaksanaan Screening Film pada akhir bulan, diangkatlah tema “Last Year”  sebagai tema Screening Film ini. Dengan harapan  agar bisa memberi warna sekaligus menjadi pengingat kembali akan kejadian-kejadian yang sudah terjadi di tahun ini. Selain itu, akhir tahun menjadi suatu hal yang berbeda bagi setiap orang, karena melalui mengingat kembali apa saja tentang kejadian yang sudah terjadi, kita jadi bisa mempersiapkan awal tahun dengan target-target baru nantinya.

Setelah Persiapan selama lima minggu, akhirnya Screening Film dilaksanakan di Karangploso, Kabupaten Malang (12/12).  Meskipun saat pelaksanaan terkendala hujan, acara masih bisa berjalan sesuai dengan Rundown yang telah dirancang.  Screening Film juga mendapat perhatian dari masyarakat setempat. Sebanyak 77 orang turut hadir meramaikan Screening Film yang diselenggarakan oleh para pelajar ini.

Dwi Yusrika Tautin, Selaku Penanggung jawab pelaksanaan Paradiso Pelajar  ingin agar para pelajar SMKN 3 Batu selain bisa memproduksi Film, juga bisa mendalami ranah Apresiasi Film. “Mereka (Pelajar SMKN 3 Batu) sebelumnya sudah pernah memproduksi film tetapi dalam dunia film tidak hanya memproduksi film saja, selain itu juga ada ranah pemutaran dan pendistribusian film. Semoga dengan adanya Paradiso Pelajar kemarin, anak – anak tersebut masih mau lagi untuk menyelenggarakan pemutaran.“ Ungkap gadis yang sering disapa dengan panggilan Tin.

Senada dengan Tin, Alexander Rousan Fikr menyatakan rasa syukurnya atas adanya program kerja Kine ini. “Saya bersyukur atas adanya Paradiso Pelajar ini, karena kami berasal dari jurusan Produksi Film sehingga fokus kami selama ini hanya di bagian Produksi Film saja. Padahal selain itu terdapat ranah lain, salah satunya ranah apresiasi melalui Screening Film ini.” Ujar Ketua Pelaksana Paradiso Pelajar tersebut. (tls)

 

 

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here